Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

Minggu, 03 November 2013

Bahasa Pemrograman Java Script

JAVA SCRIPT

Pengertian Java

Java adalah bahasa pemrograman yang multi platform dan multi device. Sekali anda menuliskan sebuah program dengan menggunakan Java, anda dapat menjalankannya hampir di semua komputer dan perangkat lain yang support Java, dengan sedikit perubahan atau tanpa perubahan sama sekali dalam kodenya. Aplikasi dengan berbasis Java ini dikompulasikan ke dalam p-code dan bisa dijalankan dengan Java Virtual Machine. Fungsionalitas dari Java ini dapat berjalan dengan platform sistem operasi yang berbeda karena sifatnya yang umum dan non-spesifik.

Slogan Java adalah “Tulis sekali, jalankan di manapun”. Sekarang ini Java menjadi sebuah bahasa pemrograman yang populer dan dimanfaatkan secara luas untuk pengembangan perangkat lunak. Kebanyakan perangkat lunak yang menggunakan Java adalah ponsel feature dan ponsel pintar atau smartphone.

Sejarah Java

Java Dikembangkan pertama kali oleh James Gosling dari Sun Microsystems pada tahun 1990-an. Java pertama kali dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan akan sebuah bahasa computer yang ditulis satu kalidan dapat dijalankan di banyak sistem computer.
Dari pertama dikembangkan, Java telah memiliki tujuh generasi hingga saat ini.
Pembagian kategori Java terjadi sejak generasi ke-2 (Java 2) dan terbagi menjadi 3 paket, yaitu :
1.   J2EE (Java 2 Enterprise Edition)
J2EE bisa digunakan pada pemrograman aplikasi server, atau aplikasi berbasis web server
2.   J2SE (Java 2 Standard Edition)
Paket ini paling banyak digunakan pada pembuatan aplikasi desktop
3.   J2ME (Java 2 Micro Edition)
Banyak digunakan untuk pembuatan aplikasi pada wireless device atau moile device.
James Gosling, Mike Sheridan, dan Patrick Naughton memulai proyek bahasa Java pada bulan Juni 1991. Bahasa ini awalnya diberi nama Oak yaitu sebuah pohon ‘’ek’’ yang berada diluar kantor James Gosling pada waktu itu.
Pada tanggal 13 November 2006, Sun Microsystem meluncurkan bahasa Java sebagai bahasa pemrograman open source dibawah ketentuan GNU General Publik Licence (GPL)

Sekitar tahun 2009-2010 Sun Microsytem diakuisisi oleh Oracle Corporation dan sekaligus pengembangan bahasa Java dilanjutkan oleh perusahaan ini.

Untuk makalahnya bisa di download disini

HTML5

PENGERTIAN HTML5

HTML atau dapat di jabarkan “Hypertext Markup Language” adalah bahasa yang digunakan untuk menulis halaman web.HTML merupakan pengembangan dari standar pemformatan dokumen teks yaitu Standard Generalized Markup Language (SGML).

HTML5 adalah revisi kelima dari HTML (yang pertama kali diciptakan pada tahun 1990 dan versi keempatnya, HTML4, pada tahun 1997) dan hingga bulan Juni 2011 masih dalam pengembangan. Tujuan utama pengembangan HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin.

Saat ini kita tidak hanya bisa browsing konten website melalui PC (Personal Computer) banyak diantara kita yang beralih mengakses konten website melalui mobile device seperti smart phone. Internet browser berkembang dari waktu ke waktu agar bisa mendukung setiap aplikasi dan perangkat yang berkembang dipasaran, namum perlu adanya suatu standarlisasi agar browser masa kini tetap bisa kompetible dengan aplikasi-aplikasi yang berkembang pesat.

HTML5 merupakan salah satu karya Konsortium Waring Wera Wanua (World Wide Web Consortium, W3C) untuk mendefinisikan sebuah bahasa markah tunggal yang dapat ditulis dengan cara HTML ataupun XHTML. Dimana WHATWG bekerja dengan bentuk web dan aplikasi dan W3C merupakan pengembang dari XHTML 2.0 pada tahun 2006, kemudian mereka memutuskan untuk bekerjasama dan membentuk versi baru dari HTML. HTML5 merupakan jawaban atas pengembangan HTML 4.01 dan XHTML 1.1 yang selama ini berjalan terpisah, dan diimplementasikan secara berbeda-beda oleh banyak perangkat lunak pembuat web.

HTML5 merupakan standar baru untuk HTML, XHTML, dan DOM HTML. Sejak munculnya HTML versi .01. perkembangan website dunia semakin berkembang. Saat ini HTML5 masih dalam pengenmbangan, namun hanya beberapa browser yang sidah mendukung HTML5.

Konsep pertamanya sudah dipublikasikan pada tahun 2008 tetapi tidak banyak yang menggunakanya hingga tahun 2011. Pada tahun 2011, HTML5 diterbitkan sepenuhnya dan orang-orang mulai menulias dan menggunakan, namun penerapanya pada masing-masing browser yang berbeda masih bisa dibilang buruk. Hari ini, seluruh berowser utama (Chrome, Safari, Firefox, Opera,IE) dapat mendukung HTML5, sehingga teknologi HTML terbaru dapat digunakan dengan sebaik-baiknya.

HTML5 dapat bekerja dengan CSS3 dan masih dalam tahap pengembangan. Sejak peluncuranya HTML5 selalu mangalami pengembangan, W3C terus menambahkan dan mengembangkan fitur-fitur pada HTML 5 dan berencara meluncurkan versistable-nya di tahun 2014.

HTML 5 adalah suksesor dari HTML 4.01 yang diterbitkan pertama kal tahin 1999. Sejak saat itu, internet telah berubah secara signifikan dan kehadiran HTML5 terlihat sangat diharapkan, HTML5 dikembangakan berdasarkan standard yang sudah diatur sebelumnya :


·         Fitur-fitur baru harus berdasarkan HTML, CSS, DOM, dan JavaScript.
·         Kebutuhan akan plugin external (seperti Flash) harus dikurangi.
·         Penanganan error harus lebih mudah daripada versi sebelumnya.
·         Scripting harus diganti dengan lebih banyak markup.
·         HTML5 harus device-independent.
·         Proses pengembangan harus dapat dilihat oleh public.

Untuk makalahnya bisa di dowload disini

Operating System Android

Sistem Operasi Android

Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat seluler layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android awalnya dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan finansial dari Google, yang kemudian membelinya pada tahun 2005. Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun 2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance, konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi yang bertujuan untuk memajukan standar terbuka perangkat seluler. Ponsel Android pertama mulai dijual pada bulan Oktober 2008.

Android adalah sistem operasi dengan sumber terbuka, dan Google merilis kodenya di bawah Lisensi Apache. Kode dengan sumber terbuka dan lisensi perizinan pada Android memungkinkan perangkat lunak untuk dimodifikasi secara bebas dan didistribusikan oleh para pembuat perangkat, operator nirkabel, dan pengembang aplikasi. Selain itu, Android memiliki sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi (apps) yang memperluas fungsionalitas perangkat, umumnya ditulis dalam versi kustomisasi bahasa pemrograman Java. Pada bulan Oktober 2012, ada sekitar 700.000 aplikasi yang tersedia untuk Android, dan sekitar 25 juta aplikasi telah diunduh dari Google Play, toko aplikasi utama Android. Sebuah survey pada bulan April-Mei 2013 menemukan bahwa Android adalah platform paling populer bagi para pengembang, digunakan oleh 71% pengembang aplikasi seluler.

Faktor-faktor di atas telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan Android, menjadikannya sebagai sistem operasi telepon pintar yang paling banyak digunakan di dunia, mengalahkan Symbian pada tahun 2010. Android juga menjadi pilihan bagi perusahaan teknologi yang menginginkan sistem operasi berbiaya rendah, bisa dikustomisasi, dan ringan untuk perangkat berteknologi tinggi tanpa harus mengembangkannya dari awal. Akibatnya, meskipun pada awalnya sistem operasi ini dirancang khusus untuk telepon pintar dan tablet, Android juga dikembangkan menjadi aplikasi tambahan di televisi, konsol permainan, kamera digital, dan perangkat elektronik lainnya. Sifat Android yang terbuka telah mendorong munculnya sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi untuk menggunakan kode sumber terbuka sebagai dasar proyek pembuatan aplikasi, dengan menambahkan fitur-fitur baru bagi pengguna tingkat lanjut atau mengoperasikan Android pada perangkat yang secara resmi dirilis dengan menggunakan sistem operasi lain.

Android menguasai pangsa pasar telepon pintar global, yang dipimpin oleh produk-produk Samsung, dengan persentase 64% pada bulan Maret 2013. Pada Juli 2013, terdapat 11.868 perangkat Android berbeda dengan beragam versi. Keberhasilan sistem operasi ini juga menjadikannya sebagai target ligitasi paten "perang telepon pintar" antar perusahaan-perusahaan teknologi. Hingga bulan Mei 2013, total 900 juta perangkat Android telah diaktifkan di seluruh dunia, dan 48 miliar aplikasi telah dipasang dari Google Play.

Untuk makalahnya bisa di download disini